Spesifikasi Mooring Buoy
Mooring buoy membuat kapal bisa bertambat di perairan terbuka tanpa dermaga sama sekali. Rantai naik dari jangkar di dasar laut, melewati pipa tengah di badan pelampung, dan tali tambat kapal disambungkan ke mata tambat di atasnya.
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Bahan | Baja, polyethylene, atau elastomer |
| Diameter | 1,5–8 m, lebih besar sesuai pesanan |
| Bentuk | Barrel, peg-top, silinder, atau sesuai pesanan |
| Kelengkapan standar | Lifting eye, mooring eye, anoda aluminium, hawse pipe / center pipe |
| Opsi | Quick release hook terpasang di pelampung, rubber fender, bollard, manhole, kompartemen |
Sistem tambat adalah rangkaian, bukan kumpulan barang terpisah: jangkar memegang dasar laut, rantai menyalurkan beban sekaligus membentuk lengkung katenari, mooring buoy menjadi ujung terapungnya, dan tali tambat menghubungkannya ke kapal. Cara kerjanya sebagai satu sistem dibahas di cara kerja single point mooring.













