Warna pelampung suar bukan hiasan. Ia adalah instruksi navigasi yang mengikat, dan salah warna berarti mengarahkan kapal ke sisi alur yang salah.
Jawaban singkatnya
Indonesia memakai IALA Region A. Saat kapal masuk dari arah laut menuju pelabuhan: merah di sisi kiri, hijau di sisi kanan. Keluar ke laut, urutannya terbalik.
Indonesia memakai IALA Region A. Artinya, saat kapal masuk dari arah laut, sisi kiri alur ditandai merah dan sisi kanan hijau — kebalikan dari Region B yang dipakai Amerika, Jepang, Korea, dan Filipina. Sebagian besar panduan berbahasa Inggris di internet ditulis untuk Region B, jadi memakainya di perairan Indonesia berarti memasang warna terbalik.
Tanda lateral: tepi alur
| Warna | Top mark | Sisi (masuk dari laut) | Arti |
|---|---|---|---|
| Merah | Silinder (can) | Kiri | Lewati di sebelah kanan pelampung |
| Hijau | Kerucut (cone) | Kanan | Lewati di sebelah kiri pelampung |
| Merah-hijau-merah | Silinder | Percabangan | Alur utama ke kanan |
| Hijau-merah-hijau | Kerucut | Percabangan | Alur utama ke kiri |
Kalimat "masuk dari arah laut" adalah bagian dari aturannya, bukan penjelasan tambahan. Pelampung yang sama berarti hal berbeda tergantung arah kapal bergerak.
Tanda kardinal: di sisi mana yang aman
Tanda kardinal memakai kombinasi kuning dan hitam untuk mengatakan di sebelah mana bahaya itu boleh dilewati:
| Tanda | Warna | Artinya |
|---|---|---|
| Utara | Hitam di atas, kuning di bawah | Lewati di sebelah utara tanda |
| Timur | Hitam, kuning, hitam | Lewati di sebelah timur tanda |
| Selatan | Kuning di atas, hitam di bawah | Lewati di sebelah selatan tanda |
| Barat | Kuning, hitam, kuning | Lewati di sebelah barat tanda |
Cara mengingatnya: top mark kerucut kembarnya menunjuk ke arah bagian hitam. Utara — dua kerucut menunjuk ke atas, hitam di atas.
Warna lain dan artinya
| Warna | Nama tanda | Artinya |
|---|---|---|
| Merah-hitam bergaris | Bahaya terpencil | Ada bahaya tepat di bawah tanda ini; jauhi |
| Merah-putih bergaris tegak | Air aman | Air dalam di segala sisi; sering menandai tengah alur |
| Kuning | Tanda khusus | Bukan tanda alur — area pengerukan, kabel, budidaya, rekreasi |
| Kuning-biru berselang | Bahaya baru | Bahaya yang belum masuk peta, mis. kerangka kapal baru |
Warna kuning penting dipahami secara terpisah: ia justru berarti "abaikan ini sebagai panduan alur, periksa peta". Pelampung untuk keperluan itu dibahas di pelampung tanda khusus.
Warna saja tidak cukup
Malam hari warna badan pelampung tidak terlihat — yang terlihat hanya lampunya. Dua pelampung berwarna sama di satu alur dibedakan lewat karakter kedip lampunya, yang dicocokkan dengan peta laut. Lenteranya dibahas di rambu suar lampu navigasi laut.
Dalam kabut, warna maupun lampu sama-sama tidak berguna, dan yang tersisa adalah SBNP elektronik seperti RACON. Itulah alasan satu alur memakai beberapa jenis SBNP sekaligus — penjelasannya di apa itu SBNP.
Kesalahan yang paling sering terjadi
- Memakai panduan Region B. Sebagian besar materi berbahasa Inggris ditulis untuk Amerika dan Jepang, yang warnanya terbalik.
- Lupa "masuk dari arah laut". Tanpa arah acuan, merah dan hijau tidak punya arti.
- Memakai merah atau hijau untuk menandai area. Area memakai kuning; lateral berarti tepi alur.
- Warna benar, karakter kedip salah. Malam hari itu membuat dua tanda tidak bisa dibedakan.
Memesan sesuai fungsi tanda
Sebutkan fungsi tandanya — tepi alur, bahaya, atau area — ke Kemenangan, bukan warnanya; warna mengikuti fungsi. Pelampungnya ada di pelampung suar, dan jenis SBNP visual lain dibandingkan di beda menara, rambu, dan pelampung suar. Perizinannya di izin pengadaan SBNP.
