Pertanyaan ini sering dijawab keliru, termasuk oleh beberapa halaman pemasok yang muncul di halaman pertama. Maka dimulai dari koreksinya.
Yang sering salah
Beberapa sumber menyatakan bahwa U2 dan U3 dibedakan oleh apakah stud-nya dilas atau tidak. Itu tidak benar.
Grade adalah kelas kuat tarik bajanya. Stud link atau studless adalah pilihan konstruksi yang sepenuhnya terpisah. Rantai U2 bisa stud link maupun studless; begitu pula U3. Kedua hal itu tidak saling menentukan.
Jawaban yang benar
| Grade | Kuat tarik baja | Keterangan |
|---|---|---|
| U1 | ± 370 MPa | Paling rendah; jarang dipakai pada kapal baru |
| U2 | ± 490 MPa | Umum untuk rantai jangkar kapal niaga |
| U3 | ± 690 MPa | Melalui proses quench and temper |
Konsekuensi praktisnya ada dua, dan keduanya berguna:
- Pada diameter yang sama, U3 menahan beban putus lebih tinggi daripada U2.
- Untuk beban yang sama, U3 bisa memakai diameter lebih kecil — sehingga rantainya lebih ringan, bak rantainya lebih kecil, dan windlass-nya lebih ringan.
Butir kedua yang sering menentukan pada kapal baru: menurunkan diameter rantai menurunkan bobot dan biaya di beberapa tempat sekaligus.
Apa itu quench and temper
Proses perlakuan panas: baja dipanaskan lalu didinginkan cepat (quench) sehingga menjadi sangat keras tetapi getas, kemudian dipanaskan ulang pada suhu lebih rendah (temper) untuk mengembalikan keuletannya. Hasilnya baja yang kuat sekaligus tidak mudah patah.
Itulah yang membuat U3 bisa lebih kuat tanpa menjadi getas — dan yang membuatnya lebih mahal, karena prosesnya bertambah.
Stud link dan studless: hal yang terpisah
| Aspek | Stud link | Studless |
|---|---|---|
| Ciri | Ada palang melintang di tiap mata | Tanpa palang |
| Kelebihan | Tidak terpelintir, menumpuk rapi di bak rantai | Lebih ringan untuk kekuatan sama |
| Dipakai untuk | Rantai jangkar kapal yang melewati windlass | Mooring lepas pantai permanen |
Alasannya sederhana: rantai jangkar kapal harus ditarik masuk lewat windlass dan ditumpuk di bak rantai, dan rantai yang terpelintir akan macet. Rantai mooring permanen tidak pernah ditarik masuk, jadi keuntungan bobot lebih berharga daripada kerapian.
Tiga tangga grade yang sering tertukar
Ini yang paling mahal bila keliru:
| Skala | Untuk apa | Standar |
|---|---|---|
| U1, U2, U3 | Rantai jangkar kapal | IACS |
| R3, R3S, R4, R4S, R5 | Rantai mooring lepas pantai permanen | IACS W22 |
| Grade 30, 43, 70, 80, 100 | Rantai angkat dan pengikat muatan | NACM (Amerika) |
Grade 70 bukan "lebih tinggi dari U3". Keduanya mengukur hal berbeda untuk keluarga produk berbeda. Memesan rantai jangkar dengan menyebut "grade 70" akan menghasilkan rantai pengikat muatan, yang tidak dirancang untuk beban tambat maupun korosi air laut terus-menerus.
Tangga R3–R5 adalah yang dipakai untuk mooring lepas pantai permanen seperti single point mooring, dan berada di atas U3.
Memilih grade
- Ikuti syarat badan klasifikasi lebih dulu — DNV-GL, Lloyd’s Register, atau ABS, sesuai kelas kapal atau proyek.
- Hitung beban, lalu tentukan diameter untuk grade yang dipilih.
- Bandingkan totalnya: U3 berdiameter lebih kecil bisa lebih murah secara keseluruhan meski harga per meternya lebih tinggi, karena bobot dan perlengkapan penanganannya ikut turun.
Ukuran jangkar yang dipasangkan dengannya dibahas di cara memilih ukuran jangkar kapal. Produknya ada di rantai jangkar kapal.
Memesan
Sebutkan diameter, grade, konstruksi, dan badan klasifikasi yang disyaratkan ke Kemenangan. Jangkarnya di jangkar kapal, dan bagian sistem lain seperti tali tambat serta quick release hook dibahas terpisah.
