katarame

Cara Menghitung Jumlah Pelampung Pipa untuk Jalur Dredging

Kemenangan·

Hitung berat pipa berisi slurry, kurangi gaya apung pipa sendiri, bagi dengan daya apung per pelampung, lalu tambahkan cadangan. Contoh perhitungan lengkap.

Pertanyaan ini jarang terjawab di katalog mana pun, termasuk milik pabrik: berapa pelampung pipa yang dibutuhkan untuk satu jalur, dan berapa jarak pasangnya.

Jawaban singkatnya

Empat langkah:

  1. Hitung berat total pipa berisi slurry per meter
  2. Kurangi gaya apung pipa itu sendiri — pipa HDPE kosong mengapung, jadi ia membantu
  3. Bagi sisanya dengan daya apung satu pelampung
  4. Tambahkan cadangan, dan bulatkan ke atas

Langkah 1: berat pipa berisi

Dua bagian yang dijumlahkan:

  • Berat pipa itu sendiri per meter — ada di tabel pabrik pipa, tergantung diameter dan SDR (ketebalan dinding)
  • Berat isinya per meter — volume dalam pipa dikalikan kerapatan slurry

Kerapatan slurry adalah angka yang paling sering diremehkan. Air murni 1.000 kg per meter kubik; campuran pasir dan air pada pengerukan umumnya 1.150–1.400 kg per meter kubik, tergantung kepekatannya. Memakai angka air murni akan membuat jumlah pelampung kurang, dan jalur pipa akan tenggelam saat produksi puncak — tepat saat ia paling dibutuhkan.

Langkah 2: pipa membantu dirinya sendiri

Pipa HDPE lebih ringan daripada air, jadi bagian luarnya menghasilkan gaya apung. Yang perlu ditopang pelampung adalah selisihnya:

Beban bersih per meter = (berat pipa + berat isi) − gaya apung volume luar pipa

Gaya apung volume luar dihitung dari diameter luar pipa: volume silinder per meter dikalikan 1.000 kg per meter kubik untuk air tawar, atau sekitar 1.025 untuk air laut.

Langkah 3: bagi dengan daya apung pelampung

Daya apung satu pelampung ada di spesifikasi produknya — contoh yang beredar di pasar untuk pelampung 8 inci adalah sekitar 100 kg per unit, tetapi angka itu berbeda antar ukuran dan antar pabrik, jadi pakai angka pelampung yang benar-benar dibeli, bukan angka umum.

Jumlah pelampung per meter = beban bersih per meter ÷ daya apung per pelampung

Dibalik, itu memberi jarak pasang: bila hasilnya 0,5 pelampung per meter, berarti satu pelampung tiap 2 meter.

Langkah 4: cadangan, dan kenapa harus ada

Hitungan di atas menghasilkan jalur yang pas mengapung — yaitu jalur yang separuh terendam. Yang diinginkan adalah jalur yang mengapung dengan jelas, karena beberapa sebab:

  • Kepekatan slurry berubah-ubah selama operasi, dan puncaknya lebih tinggi dari rata-rata
  • Endapan menumpuk di dalam pipa seiring waktu dan menambah berat
  • Tumbuhan dan teritip menempel di pelampung dan menambah beban
  • Satu pelampung bisa rusak — tetangganya harus sanggup menanggungnya

Cadangan 20–30% di atas hitungan adalah praktik yang wajar. Untuk jalur panjang atau perairan terbuka, ambil batas atasnya.

Yang juga menentukan jarak pasang

Selain daya apung, dua hal membatasi seberapa jauh pelampung boleh berjauhan:

  1. Lenturan pipa di antara dua pelampung. Jarak terlalu jauh membuat pipa melengkung di tengah, dan lengkungan berulang pada titik yang sama melelahkan bahan.
  2. Sambungan pipa. Sambungan adalah titik paling lemah; memasang pelampung dekat sambungan mengurangi momen lentur di sana.

Karena itu hasil hitungan daya apung adalah batas bawah jumlah pelampung, bukan angka akhir — pertimbangan lentur bisa menuntut lebih banyak.

Ringkasan angka yang perlu disiapkan

DataDari mana
Diameter luar dan SDR pipaSpesifikasi pipa
Berat pipa per meterTabel pabrik pipa
Kerapatan slurryPerkiraan operasi — jangan pakai air murni
Daya apung per pelampungSpesifikasi pelampung yang dibeli
Panjang jalurRencana kerja
Air tawar atau air lautLokasi — memengaruhi gaya apung

Untuk kabel, bukan pipa

Prinsipnya sama tetapi angkanya berbeda, dan kabel biasanya diapungkan sementara saat penggelaran lalu pelampungnya dilepas — lihat pelampung kabel. Untuk produk pengapung lain seperti trash boom dan floating sea barrier, perbandingannya dibahas di beda trash boom dan floating sea barrier.

Meminta perhitungan

Sebutkan diameter dan SDR pipa, perkiraan kerapatan slurry, panjang jalur, dan apakah di air tawar atau air laut ke Kemenangan. Seluruh pilihan ada di katalog pengapung.

Paling sering ditanya

Bagaimana cara menghitung jumlah pelampung pipa?

Hitung berat pipa berisi slurry per meter, kurangi gaya apung volume luar pipa, bagi sisanya dengan daya apung satu pelampung, lalu tambahkan cadangan 20 sampai 30 persen.

Berapa kerapatan slurry yang dipakai dalam perhitungan?

Campuran pasir dan air pada pengerukan umumnya 1.150 sampai 1.400 kg per meter kubik. Memakai angka air murni 1.000 akan membuat jumlah pelampung kurang dan jalur tenggelam saat produksi puncak.

Berapa jarak pasang antar pelampung pipa?

Dihitung dari jumlah pelampung per meter: bila hasilnya 0,5 per meter, berarti satu pelampung tiap 2 meter. Tetapi lenturan pipa dan letak sambungan bisa menuntut jarak lebih rapat.

Kenapa perlu cadangan daya apung?

Karena kepekatan slurry berubah-ubah, endapan menumpuk di dalam pipa, tumbuhan dan teritip menempel di pelampung, dan satu pelampung bisa rusak sehingga tetangganya harus sanggup menanggungnya.

Apakah pipa HDPE membantu mengapung?

Ya. Pipa HDPE lebih ringan daripada air sehingga bagian luarnya menghasilkan gaya apung. Yang perlu ditopang pelampung adalah selisih antara berat pipa berisi dan gaya apung itu.

Apakah air laut dan air tawar berbeda dalam perhitungan?

Berbeda. Air tawar sekitar 1.000 kg per meter kubik, air laut sekitar 1.025, sehingga gaya apung di air laut sedikit lebih besar.

Produk terkait

Produk yang relevan dengan halaman ini. Bandingkan spesifikasi dan harga, lalu hubungi penjualnya langsung.

Penjual terkait

Toko dengan produk sejenis. Telusuri katalog lengkap tiap penjual.

Artikel terkait

Panduan dan penjelasan seputar topik ini, untuk membantu sebelum memilih produk atau penjual.

Kemenangan